Fitur Lembur digunakan untuk mengatur dan mengelola perhitungan lembur karyawan secara lebih terstruktur. Melalui fitur ini, Anda dapat menentukan besaran nominal lembur, mengatur detail perhitungan lembur sesuai kebijakan perusahaan, serta menetapkan karyawan mana saja yang berhak menerima lembur.
Panduan ini akan membantu Anda dalam mengelola nominal lembur di Pintar HR, mulai dari pembuatan data lembur, pengeditan, hingga penghapusan data, berikut merupakan panduan Cara Mengatur Nominal Lembur :
1. Cara Membuat Nominal Lembur #
- Pastikan Anda sudah berhasil login dan berada di halaman dashboard. Lalu, klik menu Absensi & Jadwal, lalu pilih submenu Lembur.

- Klik Tambah Lembur.

Berikut merupakan contoh tampilan awal halaman tambah lembur.
- Nominal lembur hanya bisa diisi dengan format angka saja dan masih belum mendukung format lain seperti format persentase(%). Masukkan nominal lembur sesuai dengan kebutuhan Anda. Klik disini untuk melihat contoh perhitungan nominal lembur.
Contoh, Sania selaku pemilik usaha menetapkan nominal lembur sebesar Rp50.000.
- Setelah kolom nominal lembur, Anda perlu melengkapi kolom detail perhitungan. Berikut penjelasan setiap kolom:

- Hitung Berdasar
Kolom ini digunakan untuk memilih dan menententukan dasar perhitungan lembur, seperti jumlah menit, jumlah jam atau jumlah lembur.
- Jumlah
Kolom ini digunakan untuk mengisi jumlah sesuai dengan dasar perhitungan yang dipilih. Nilai pada kolom jumlah dapat berupa menit, jam, atau jumlah lembur, disesuaikan dengan dasar perhitungan lembur yang sudah dipilih.
- Perhitungan Lembur
Kolom ini digunakan untuk menampilkan rumus perhitungan lembur berdasarkan dasar perhitungan dan jumlah yang telah ditentukan.
- Hitung Berdasar
- Berikut merupakan contoh tampilan kolom detail perhitungan yang sudah dilengkapi.
Contoh, Sania selaku owner menetapkan detail perhitungan lembur untuk staf nya adalah dihitung berdasarkan Jumlah Jam.
- Setelah mengisi nominal lembur dan detail perhitungannya, klik Pilih Penerima Lembur untuk mengatur upah lembur bagi staf yang lembur.

- Selanjutnya, sistem akan menampilkan halaman Pilih Penerima dan Jadwal yang digunakan untuk memilih nama staf yang akan diberikan upah lembur sesuai kebutuhan.

- Sebelum memilih nama staf untuk diatur upah lembur, Anda bisa menerapkan beberapa filter dahulu untuk mempermudah pencarian nama staf sesuai dengan penjelasan berikut:
- Filter Pilih Penerima digunakan untuk memilih penerima tertentu, dengan opsi seperti Staf Tertentu, Divisi Tertentu, Jabatan Tertentu, dan Status Tertentu.

Contoh: Sania selaku owner ingin menambahkan upah lembur untuk staf di Divisi Tertentu yaitu Divisi Desain.
– Pilih opsi Divisi Tertentu.
– Klik kolom Penerima Spesifik, lalu pilih opsi Divisi Desain yang ditampilkan.

- Pilih Jadwal
Filter Pilih Jadwal digunakan untuk memilih jadwal tertentu dari opsi jadwal yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh: Sania selaku owner ingin menambahkan upah lembur untuk staf yang berada di divisi Desain dan masuk di jadwal Selasa.
- Filter Pilih Penerima digunakan untuk memilih penerima tertentu, dengan opsi seperti Staf Tertentu, Divisi Tertentu, Jabatan Tertentu, dan Status Tertentu.
- Pastikan kembali filter yang Anda pilih sudah benar dan sesuai dengan kebutuhan. Lalu, klik Terapkan Filter.

- Sistem menampilkan daftar nama staf berdasarkan jadwal yang sudah difilter. Pilih nama staf dan pastikan kotak di sebelah nama staf sudah tercentang (berwarna biru). Lalu, klik Tambahkan untuk menerapkan perhitungan upah lembur yang telah dibuat.

Catatan: Upah Lembur hanya berlaku untuk staf yang sudah memiliki jadwal. Jika nama staf yang ingin ditambahkan upah lembur tidak muncul, maka staf tersebut belum memiliki jadwal masuk kerja. Sehingga, perlu untuk mengatur jadwal staf dengan mengikuti panduan Cara Mengatur Jadwal Staf.
Berikut merupakan contoh tampilan daftar penerima upah lembur yang telah dilengkapi.
- Apabila semua kolom nominal lembur, penerima lembur, dan detail perhitungan sudah terisi, klik tombol Simpan Perubahan.

Klik tombol Yes untuk mengonfirmasi penyimpanan data nominal lembur yang telah dibuat.
- Setelah membuat dan mengatur data lembur terlambat pada staf, Anda dapat melihatnya kembali pada setiap staf dengan mengikuti panduan ini.
2. Cara Mengedit Nominal Lembur #
Panduan ini menjelaskan cara mengedit nominal lembur yang sudah dibuat sebelumnya. Berikut panduan untuk mengubah data nominal lembur sesuai kebutuhan:
- Pastikan Anda sudah berhasil login dan berada di halaman dashboard. Klik menu Absensi & Jadwal, lalu pilih sub menu Lembur.

- Pilih Data Lembur yang ingin diedit, lalu klik Edit pada kolom action.

- Perbarui data sesuai kebutuhan, seperti mengubah nominal lembur, detail perhitungan lembur, hingga staf penerima lembur.
Contoh, Sania ingin mengatur ulang nominal lembur yang akan diberikan kepada staf nya yang awalnya sebesar Rp 50.000 menjadi Rp. 60.000.
- Setelah selesai mengubah data lembur staf sesuai dengan kebutuhan, klik Simpan.

- Sistem akan menampilkan pop-up konfirmasi seperti tampilan berikut. Klik tombol Iya, Yakin untuk melanjutkan penyimpanan data.

3. Cara Menghapus Nominal Lembur #
Panduan ini menjelaskan cara menghapus nominal lembur yang sudah dibuat sebelumnya. Berikut panduan untuk menghapus data nominal lembur sesuai kebutuhan :
- Pastikan Anda sudah berhasil login dan berada di halaman dashboard. Lalu, klik menu Absensi & Jadwal, lalu pilih submenu Lembur.

- Pilih Data Lembur yang ingin diedit, lalu klik Hapus pada kolom action.

- Sistem menampilkan pop-up konfirmasi seperti berikut. Centang kotak “Ya, saya yakin untuk menghapus lembur ini” untuk melanjutkan proses penghapusan data lembur, lalu klik Hapus.

Informasi Lainnya #
- Upah Lembur hanya berlaku untuk staf yang sudah memiliki jadwal. Jika daftar staf atau staf yang ingin ditambahkan upah lembur tidak muncul, maka staf tersebut belum memiliki jadwal masuk kerja. Anda dapat mengatur jadwal staf dengan mengikuti panduan Cara Mengatur Jadwal Staf.
- Setiap staf hanya dapat dikenakan satu peraturan Lembur, meskipun Anda membuat banyak jenis peraturan upah lembur di Pintar HR. Dengan demikian, perusahaan/pemilik usaha (owner) tidak akan dirugikan, seperti staf akan mendapatkan upah lembur yang berulang atau ganda.
- Apabila terdapat perubahan nominal upah lembur seperti nominal upah lembur diedit atau data lembur dihapus, maka tindakan tersebut hanya akan berpengaruh ke slip gaji staf yang belum dikirimkan.
- Perhitungan lembur dimulai setelah jadwal pulang berakhir. Jam kerja lembur dihitung sejak detik pertama, namun nominalnya baru dihitung berdasarkan rumus yang berlaku.
- Contoh perhitungan lembur:
– Tarif lembur yang diatur Sania = Rp10.000 per 20 menit.
– Jika staf lembur selama 50 menit, staf hanya mendapatkan Rp20.000 karena belum mencapai 60 menit.
– Namun, jika lembur mencapai 60 menit/lebih, maka akan perhitungannya sebagai berikut -> 3 x Rp10.000 = Rp30.000.
- Ketika staf sudah dipasangkan peraturan lembur, nominal tersebut akan otomatis tertulis di slip gaji dan tidak bisa dihapus. Namun, nominal lembur dapat diubah menjadi Rp. 0 melalui menu slip gaji dengan mengikuti panduan berikut.
1. Masuk ke menu Slip Gaji.
2. Pilih Periode Penggajian > Klik Detail.
3. Pilih Slip Gaji > Klik Lihat Slip.
4. Klik Edit pada tulisan lembur.
5. Ubah nominal di kolom Lembur menjadi Rp. 0 > klik Simpan.
Catatan: Jika slip gaji belum tersedia, Anda bisa membuatnya melalui menu Penggajian > Slip Gaji, dengan mengikuti artikel Cara Membuat Slip Gaji.
- Setelah membuat dan mengatur data lembur pada staff, Anda dapat melihatnya kembali pada setiap staf dengan mengunjungi halaman Preview Lembur. Berikut merupakan panduannya:
1. Klik menu Absensi & Jadwal > Pilih Lembur.
2. Lalu, klik Preview Lembur.
3. Pilih nama staf di kolom Pilih Staff (gunakan pencarian atau pilih manual).
4. Pilih bulan periode gaji di kolom Filter Periode Gaji yang ada di sebelah kolom pilih staff.
5. Klik Terapkan.
Berikut merupakan contoh tampilan sistem ketika melihat data lembur tiap staff di halaman Preview Lembur